Filesystem Hierarchy Standard (FHS)

Selasa, 30 Oktober 2012
FHS pertama kali dibuat bulan Agustus 1993 untuk menyatukan struktur file dan direktori di Linux. Diliris di linux 14 Februari 1994. Standartisasi diperluas pada system operasi yan mirip unix (UNIX-like) dan mengubah singkat menjadi FHS.

Filesystem Hierarchy Standard (FHS) itu sendiri adalah standar yang digunakan oleh perangkat lunak dan pengguna untuk mengtahui lokasi dari file atau direktori yang berada pada komputer. Hal ini dilakukan dengan cara menetapkan prinsip-prinsip dasar pada setiap daerah pada sistem file, menetapkan file dan direktori minimum yang dibutuhkan, mengatur banyaknya pengecualian dn mengatur kasus yang sebelumnya pernah mengalami konflik secara spesifik.

Dokumen FHS digunakan oleh pembuat perangkat lunak untuk menciptakan suatu aplikasi yang compliant dengan FHS. Selain itu, dokumen ini juga digunakan oleh para pembuat sistem operasi untuk menyediakan sistem yang complaint dengan FHS.

Tujuan dari FHS  :

  • Interoperabilitas aplikasi
  • Program administrasi system
  • Program pengembangan
  • Skrip
  • Dapat menyatukan dokumentasi system 

Berikut adalah daftar direktori dalam system root :

  1. /root : Merupakan awal dari semua direktori dan file
  2. /bin   : Berisi program perintah esensisal yang dibutukan user
  3. /boot : Berisi program perintah yg dibutuhkan untuk booting
  4. /dev   : Berisi program biner yg dibutuhkan untuk booting
  5. /etc    : Berisi file konfigurasi
  6. /home : Direktori untuk setiap user yang terdaftar dalam system
  7. /lib      : Berisi pustaka bersama
  8. /media : Point pengaitan pada media yang dapat dibongakar pasang
  9. /mnt    : Tempat pengaitan sistem file sementara
  10. /opt    : Berisi paket aplikasi tambahan (add-on), biasanya berupa aplikasi biner/propietar
  11. /root   : Direktori untuk user root
  12. /sbln   : Berisi program biner esensial yang dibutuhkan untuk menjalankan dan memperbaiki system
  13. /srv    : Direktori yang berisi data untuk semua layanan system yang bersangkutan
  14. /tmp   : Tempat menyimpan file system sementara
  15. /usr    : Direktori terbesar kedua setelah "/", berisi system file lengkap sebagai system file dasar.

Analisis API ( Aplication Programing Interface)

Selasa, 23 Oktober 2012
API ( Aplication Programing interface) adalah metode spesifik yang ditemukan oleh sistem operasi komputer atau program aplikasi dimana seorang programmer menulis sebuah program aplikasi dapat membuat permintaan dari sistem operasi atau aplikasi lain.

Fungsi dari API ( Aplication Programing interface) , yaitu :

  • Bisa menjalankan program di sistem operasi mana saja, asalkan sudah terinstal AP
  • Untuk memanggil system call sesuai dengan sistem operasinya
  • Untuk mengatur kemampuan dan tingakah laku setiap element di windows sehingga dapat dimanfaatkan suatu program untuk meningakatkan kemampuan program.

Struktur dari API ( Aplication Programing interface) , yaitu :

  • Pada sistem operasi 

Posisi dari API ( Aplication Programing interface) , yaitu :
  • Terletak pada Application Program



Analisis Command Interpreter

Command Interpreter adalah bagian dari sistem operasi komputer yang memahami dan menjalankan perintah yang dimasukkan secara interaktif oleh manusia / sebuah program.

Fungsi dari Command Interpreter, yaitu :

  • Menyediakan mekanisme aga pengguna dapat membuat perintah tanpa menulis program
  • Menterjemahkan bahasa yang user ketik pada perintah sistem operasi

Struktur dari Command Interpreter, yaitu : 
  • Berupa perintah-perintah yang di inputkan oleh user biasanya bahasa nya berupa Bahasa C .

Posisi dari Command Interpreter, yaitu : 
  • CMD di sistem operasi windows
  • Terletak pada tahap awal sebelum melakukan proses ke Long-term Scheduler




Analisis System Call

Komputer digunakan untuk melakukan suatu proses yang dikehendaki user. Maka dari itu harus ada suatu bentuk komunikasi antar user dan harware, komunikasi itu terjadi dalam bentuk system call. SO melalui shell akan menangkap perintah dari user yang kemudian akan dikomunikasikan melalui system call. System Call itu sendiri umumnya ditulis dalam bahasa C dan C++ .


Fungsi dari System Call, yaitu :

  • Digunakan untuk program yang berjalan pada bagian user space
  • Menyediakan interface antar program
  • Bagian dan jembatan sistem operasi

Struktur dari System Call, yaitu : 

  • Program yang membaca data dari satu file meng-copy ke file lain


Posisi dari System Call, yaitu : 
  • Terletak diantara program yang sedang berjalan ataupun diproses di user dengan yang lainnya.
  • Pengakses hardware secara langsung menggunakan bahasa rakitan 


Analisis Shell

Pengertian dari Shell itu sendiri adalah suatu program yang menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini KERNEL (inti dari sistem operasi). Shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana user dapat mengetik perintah-perintah yang diinginkan baik perintah internal shell, ataupun perintah eksternal command. Selain itu memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah pada beberapa file u/ di eksekusi sebagai program.

Fungsi dari Shell itu sendiri, yaitu :


  • Menjalankan file-file Executible ( .exe ; .com ; .bat )
  • Menjalankan file-file Non-Executible ( .doc ; .xls ; .mdb, ; .txt )
  • Mengakses fungsi-fungsi control panel

Struktur dari Shell, yaitu : 

  • Built-in, perintah yang merupakan bagian internal dari shell
  • Eksternal, perintah yang bukan bagian internal dari shell (dapat berupa utilitas/aplikasi)


Posisi dari Shell, terletak diantara hubungan antar aplikasi dengan kernel pada hardware. 

Struktur Sistem Linux dan Windows

1.   STRUKTUR SISTEM LINUX 


Sebelum nya saya telah menjelaskan "mengenal sistem operasi linux". Kini saya akan menjelaskan "Struktur Sistem Linux" Struktur di Sistem Operasi Linux itu sendiri berbeda dengan stuktur file yang terdapat di Windows. Linux hanya mengenal sebuah direktori yang menjadi akar dari semua direktori dan file lainnya. Direktori akar ini dinamakan root dan diberi simbol.




Sistem linux tersusun 3 komponen penting, yaitu :


  1. Kernel   : Menyediakan fungsi yang diperlukan u/ menjalankan proses dan menyediakan layanan system yang memberikan pengaturan dan proteksi akses kesumber daya hardware termasuk pada memori virtual.
  2. System Libraries   : Menentukan kumpulan fungsi standar dimana aplikasi dapat berinteraksi dengan kernel, dan mengimplementasikan hampir semua funs system operasi yang tidak memerlukan hak penuh atas kernel.
  3. Utilitas System   : Program yang melalukan pekerjaan manajemen secara individual.

2.   STRUKTUR SISTEM WINDOWS

pusat kontrol utama pada windows, pada registry disimpan semua data mengenai software, hardware, dan konfigurasi komputer. 

pada sistem operasi windows registry terbagi dalam 5 macam root yaitu :

  • HKEY_CLASSES_ROOT : merupakan subkey dari HKEY LOCAL MACHINE software. Digunakan untuk mengatur asosiasi file pada aplikasi tertentu yang telah terinstal pada sistem operasi windows.
  • HKEY_CURRENT_USER : digunakan untuk menyimpan informasi dan konfigurasi dari user tang sedang logged on .pada key yang terdapat pada hive ini biasanya digunakan untuk mengatur policy seputar Windows Explorer,  Control Panel, dan kebijakan-kebijakan lainnya.
  • HKEY_LOCAL_MACHINE : berisikan informasi dan konfigurasi seputar hardware dan software yang terpasang pada komputer yang berhubungan dengan sistem operasi windows.
  • HKEY_USERS : berisikan informasi seputar user-user yang terdaftar pada suatu komputer bersistem operasi windows.
  • HKEY_CURRENT_CONFIG : berisikan informasi dan konfigurasi seputar hardware yang terpasang pada suatu komputer.





Kelebihan & kekurangan Macintosh

Selasa, 09 Oktober 2012
Kelebihan Macintosh :

  • Tidak mudah terkena virus
  • Cocok untuk para graphic designer
  • Bisa melakukan yang hanya dilakukan di MAC
Kekurangan Macintosh :
  • Biaya produk mahal
  • Hanya berguna untuk graphic designer
  • MAC tidak dapat dirakit sendiri
  • Kurang cocok untuk aplikasi server dan game